Read More..
Rabu, 01 Agustus 2012
kita punya cerita masing-masing
Read More..
Jumat, 13 Juli 2012
Negara Hutan
Minggu, 22 April 2012
very fast

Kenapa kita suka terburu-buru..?
Ketika kita SD,banyak dari kita yang menantikan masa-masa menjadi anak SMP.ingin segera mendapat teman-teman baru.igin segera merasakan suasana dan lingungan baru dan ingin terlihat cantik dan tampan dengan baju putih birunya.
Begitu juga ketika kita dimasa SMP, banyak dari kita yang tidak sabar untuk bisa segera merasakan menjadi anak SMA. Ingin tampak keren dengan celana panjangnya. Ingin terlihat cool dengan rok abu-abunya. Ingin segera dewasa agar bisa berpacaran layaknya anak SMA.
Lalu ketika SMA, kita tidak sabar untuk bisa segera merasakan menjadi anak kuliahan yang penuh dengan kebebasan.yang tidak perlu memakai seragam, yang bisa bersepatu putih,coklat, merah, yang tidak harus setiap hari pergi pagi, yang jika sedang malas belajar, bisa keluar kelas dengan bebasnya.
Dan kadang ketika kita masih kuliah,kita seakan merindukan indahnya punya keluarga,ingin mempunyai seorang anak yang seolah kita pulang bekerja dengan setumpuk pekerjaan yang memusingkan,setumpuk pekerjaan itu akan hilang dengan sendirinya.
“sekarang gw udah susah bisa ngumpul bareng kawan gw lg dit,ga bisa main gitar bareng,ga bisa nongkrong bareng,beda suasananya kalo udah berkeluarga gini”
(True Story from the acepkarmana person)
Kenapa kita suka terburu-buru..?
Bukankah hidup ini hanya satu kali?
Bukankah hidup ini harus dinikmati?
Dan nyatanya, banyak dari kita, yang ketika sedang menjalani masa sebagai anak kuliahan, ternyata merindukan masa-masa indah di SMA, ataupun masa-masa indah semasa di SMP dan SD.
Rindu suasana di kantin sekolah ketika jam istirahat pelajaran. Rindu dengan teman-teman masa itu, yang entah ada dimana mereka saat ini.Rindu akan canda tawa mereka.Rindu ingin kembali mengenakan seragam sekolah. Rindu berdiri di pinggir lapangan untuk melakukan upacara bendera.
Dan satu kenyataan pahit yang harus kita terima adalah, bahwa setiap detik yang telah berlalu, mau menangis darah sampai mati pun, tetap tidak akan bisa kita ulangi lagi.
Yess,time can not be played.
Betapa hidup ini berjalan begitu cepat.
Saya begitu merindukan teman-teman SMA saat ini,rindu akan suasana Asrama pada masa itu.Rindu akan solidaritas meraka,rindu akan kesederhanaan mereka,rindu akan canda tawa mereka,rindu akan kebersamaan mereka dan saya akan selalu ingat persis kejadian-kejadian kala itu, dan saya merindukannya.
Asrama people where are you?
Masa-masa sekolah,masa-masa kuliah, seberapa pun meletihkannya masa-masa itu, semua terjadi hanya satu kali.. there is no pause,no rewind,and no replay!!
Sebenarnya posting ini saya tulis karena saat ini saya sedang merindukan beberapa hal. Selain masa-masa SMA tadi, saya juga sedang begitu merindukan masa ketika kami satu keluarga besar berkumpul di rumah Nenek saya . Masa dimana ketika keluarga saya dari Bandung, keluarga dari Cimahi, dan keluarga dari Yogyakarta, semua berkumpul jadi satu. Seketika, rumah menjadi begitu ramai oleh anak dan cucu.
Anak-anak bermain kejar-kejaran. Para ibu berkumpul di dapur, memasak sambil asik mengobrol. Bapak-bapak pun tidak kalah serunya mengobrol di ruang keluarga sambil merokok.
Time move very fast
Tapi waktu terus berjalan,Ada jiwa baru yang lahir. Memberikan kegembiraan yang luar biasa ke tengah keluarga.
Namun ada pula jiwa yang pergi meninggalkan. Membawa duka mendalam bagi semua.
Kini, cucu-cucu yang dulunya ketika berkumpul bersama, mereka selalu bermain pasir di belakang rumah. Cucu-cucu yang dulunya ketika berkumpul bersama selalu bermain dengan kerbau dan berusaha keras untuk menaiki punggung hewan itu. Cucu-cucu yang dulunya suka bermain di pematang sawah, kini mereka semua sudah beranjak dewasa.
Permainan yang dahulu begitu digemari, tapi seiring bertambahnya usia, kini tak lagi terasa menyenangkan. Humor yang dahulu dapat memancing gelak tawa, kini bahkan tak lagi terdengar lucu.
Betapa hidup ini berjalan begitu cepat.Betapa hidup ini di penuhi dengan mistery.
Yess waktu tidak bisa diputar,dia berjalan begitu cepat,..sangat cepat.
Rabu, 22 Februari 2012
i am exist

How’s ur life dit..
semalam liat FB kamu
i sneak into ur wall
tiada update
frust
: (
(lina - Best friend)
—————————————————————
Yes, its been a year since my last update. Why? I Have Lost! Haha..
Yaa..di abad 21 ini,teknologi sangat cepat berkembang kawan,apalagi di bidang komuniasi.facebook,twitter dan banyak lagi situs jejaring sosial lainnya yang bisa membuat anda bisa selalu dekat dan berkomunikasi dengan teman/krabat,meski itu dalam jarak yang sangat jauh. Ya, jaman sekarang anda dianggap ada/exist kalau selalu menulis (update) status facebook / twitter. Mulai dari bangun tidur, sampai mau tidur lagi, update terus. Bahkan mimpi buruk tengah malam pun langsung ditulis menjadi status. Apa yang akan terjadi kalo status anda tidak di update selama 1 minggu? Bisa dipastikan akan ada banyak wall dari teman-teman anda yang menanyakan kabar.
“Hey.. kemana sih lw, kok gak pernah update status”.
Bahkan pernah ada seorang teman saya yang memutuskan untuk stop sementara dari dunia per-twitter-an. Maka dengan sangat sadarnya dia tentang kehebohan yang akan ditimbulkan apabila dia menghilang tanpa “menulis” sesuatu. Maka dia pun menuliskan sebuah status pada akun twitternya,
“Dear all friends. Gue off ngetwitt selama 3 hari yah, lg gak mood twitter an. Jangan kangen loh!”.
(True Story from the Loveby person)
Ok, kembali ke cerita saya yang sudah tidak pernah update di FB dalam kurun waktu mungkin 1 tahun. Why? Apakah terdengar berlebihan kalau saya katakan, I was so damn busy! Sedikit terdengar berlebihan ya. hehe..
Keharusan untuk bisa TA di akhir tahun dan wisuda di awal tahun depan membuat pikiran saya sedikit banyak terfokus kesana. Sudah 6 semester kawan!! Maka saya pun harus tegas untuk mengatakan BISA pada semester 8 untuk menyelesaikan skripsi dan segera wisuda,amiinn! Perlu kalian ketahui, bahwa kuliah sambil bekerja tidak semudah apa yang saya pikirkan dulu,ternyata sangat-sangat menguras tenaga dan yang paling penting memiliki tekad dan mental baja untuk bisa tetap bertahan.haaa.diantara banyaknya teman satu angkatan saya di kampus, hal itu sama sulitnya seperti mencari jarum di dalam tumpukan jerami. Dikarenakan sebagian besar dari mereka banyak yang cuti, beberapa lainnya termasuk saya baru mengurus KKP, dan beberapa lainnya tidak mempunyai mental yang cukup tangguh untuk melanjutkan perjuangan mereka di kampus tercinta, haha.
Ya, karena termasuk angkatan cukup senior, maka entah perasaan saja atau memang benar adanya, maka setiap kali kami angkatan senior datang ke kampus, hal itu seperti menjadi perhatian lebih bagi kami,melihat muka-muka baru yang jauh lebih muda pada bermunculan.apalagi kalo di absen nim gw selalu pada posisi urutan paling atas.
“kuliah gimana dit,lancar??.”
“alhamdulilah pak lancar”
“semester brapa sekarang?”
“Oh, itu…#@#$@$# Semester 5 pak, (setiap kali ada orang nanya semester,gw bilang semester 5)haha..”
(Curahan hati seorang mahasiswa)
Tapi alhamdulilah sekarang sudah berinjak ke semester 6 J ,jadi kalo ada orang nanya-nanya semesteran gw lagi maka dengan lantang dan tegas gw bisa jawab “SEMESTER 6” haahaa
—————————————————————
“Assalammualaikum, lama tak berjumpa ya dit”
“Waalaikum salam, iya san,log time no see J”
“Apa kabar dit”
“Still breathing, kamu gimana? “
“still workless xD “
” : ) “
“nomor mu kok ga aktif dit, FB juga tiada update”
“I have lost.. haha”
(dita and shanti in a conversation)
Read More..